16 June 2026
Trending Tags

Klaten Kota Ke 2 Tertinggi Tujuan libur lebaran tahun 2026 Se Jawa Tengah

Brantas.co.id – Kunjungan wisata selama libur lebaran tahun 2026, Kabupaten Klaten untuk sementara mampu menduduki peringkat ke 2 se Jawa Tengah dibawah Kabupaten Semarang. Dengan jumlah wisatawan yang mencapai 446.589. Sementara lebaran tahun lalu jumlah kunjungan wisata ada di angka 440.984. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dan tren positip bagi dunia pariwisata di Klaten.

Peningkatan tersebut sekaligus menandakan banyak obyek wisata di Klaten yang saat ini mulai diminati dan tetap menjadi primadona wisatawan lokal dan luar negri untuk dikunjungi, khususnya di libur lebaran dan tahun baru.

Tak jauh berbeda dengan tahun lalu, tahun ini Kabupaten menyuguhkan sedikitnya 58 destinasi wisata yang tersebar di seluruh wilayah Klaten dengan keunggulan dan keunikan yang bervariatif.

Mulai dari wisata alam yakni jalur Tracking Kali Talang dan Jembatan Girpasang yang menawarkan pesona indah lereng Merapi dan Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi. Di Lereng ber ketinggian sekitar 1.160 dari permukaan laut kita bisa melihat dari dekat keindahan puncak Merapi.

Obyek wisata Rowo Jombor dilihat dari puncak bukit Sidogora
Sementara di kampung Girpasang kita akan melihat indahanya jembatan Gantung yang berada diketinggian sekitar 150 meter yang membentang diatas jurang menghubungkan desa paling tinggi di Klaten yang hanya berjarak sekitar 4 kilometer dari puncak merapi.

Wisata lain yang tak kalah hebat antara lain, obyek wisata air yang paling banyak diminati masyarakat. Seperti River moon yang menyuguhkan sensasi susur sungai, obyek wisata Ponggok, Cokro, umbul Bethek, Janti Park, Rowo Jombor, serta puluhan obyek wisata air lainnya. Sementara wisata sejarah Klaten menyuguhkan kemegahan candi Prambanan, Plaosan/Candi Kembar serta situs sejarah lainnya, seperti Makam Sunan Pandanaran, Kajoran, Ronggo Warsito dan lainnya.

Plt Kepala Disbudporapar Purwanto, kepada wartawan, mengatakan posisi Klaten diurutan ke dua setelah Kabupaten Semarang masih bersifat sementara. Walau sulit mengungguli Kabupaten Semarang, namun dirinya optimis, ketertinggalan Klaten terhadap kunjungan wisata lebaran, tidak terlalu jauh.

” Laporan belum masuk semua mas. Kita masih menunggu dari rekan rekan yang bekerja dilapangan. Mudah mudahan diakhir laporan yang masuk nanti, kita bisa mengunguli, atau minimal sama dan tidak tertinggal jauh dengan Kabupaten Semarang”, ujarnya.

Terkait jumlah kunjungan wisata di Klaten sendiri Purwanto menjelaskan, Obyek wisata Candi Prambanan, Boko dan Candi Kembar masih menjadi primadona untuk di kunjungi. Lebaran ini jumlah wisatawan di komplek candi Prambanan mencapai sekitar 119.086 wisatawan lokal dan 3327 wisatawan luar negri.

Posisi kedua diduduki obyek wisata Kawasan Waduk Rowo Jombor dan Bukit Sidogora dengan jumlah kunjungan 49.100 disusul umbul Pelem dengan 31.950 wisatawan, umbul Manten di Polanhardjo 27.703, umbul Brondong di Kebonarum 22. 028, Rivermoon Tubing 21.909, Janti Park 18.025, serta obyek wisata air dan wisata alam lainnya yang rata rata dikunjungi lebih dari 1000 wisatawan. Sementara obyek wisata Kali Talang di lereng Merapi selama lebaran dikunjungi lebih dari 10 ribu wisatawan dalaam dana luar negeri.

” Kita sudah bersyukur Alhamdulillah mas. dengan kondisi ekonomi yang seperti ini, jumlah wisatawan yang datang ke Klaten cukup tinggi, bahkan untuk sementara kita berada di urutan kedua setelah Kabupaten Semarang. Selain sebuah kebanggan, tentunya keberhasilan ini akan kita jadikan bahan evaluasi agar kedepan bisa lebih baik lagi.”, ujarnya.

Keberhasilan Klaten dalam mempertahankan jumlah kunjungan wisatawan selama libur lebaran sebenarnya sudah dilontarkan beberapa waktu lalu sebelum lebaran oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Saat itu beliau optimis, banyaknya destinasi wisata di Klaten, mulai dari wisata alam, air dan budaya dan peninggalan sejarah, Klaten mampu menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat yang ingin berlibur dan berwisata selama lebaran.

Obyek Wisata Umbul Besuki salah satu andalan wisata air di Ponggok
Menyikapi posisi Klaten yang berada di urutan ke dua setelah Kabupaten Semarang dalam hal jumlah kunjungan wisata selama libur lebaran se Jawa Tengah, Bupati mengaku bangga dan sangat berterima kasih kepada dinas terkait dan pengelola obyek wisata yang mampu memberi yang terbaik bagi pengunjung.

Menurut Bupati keberhasilan ini akan menjadi acuan bagi Pemda untuk lebih berbenah dan menata dunia wisata yang ada di Klaten, agar kedepan dapat lebih menarik dan emmiliki daya taraik tersendiri untuk dikunjungi.

Dan untuk menuju kesana, tentunya berbgai sarana dan prasaran harus diperbaiki, misalnya jalan menuju obyek wisata, fasilitas di obyek wisata agar bisa lebih dioptimalkan, serta keramahan para pelaku UMKM, untuk bisa tetap menjaga kearifan lokal, untuk tidak menaikkan harga tiket atau menggunakan aji mumpung kepada pengunjung.

Karena lanjut Bupati banyak obyek wisata yang mati dan sepi pengunjung gara gara warga dan para pelaku UMKM yang ada di lokasi menggunakan aji mumpung dengan menaikkan harga tiket atau harga makanan atau souvenir secara berlebihan. Sehingga banyak wisatawan yang kapok dan tak mau datang lagi.

” Kai bangga dengan capaian ini. Artinya dunia pariwisata Klaten kedepan bisa lebih ditingkatkan dan kembangkan. Pesen saya bagi para pelaku dan pengelola obyek wisata untuk selalu ramah terhadap pengunjung, menjunjung nilai kearifan lokal dan tidak menaikkan tarif atau harga berlebihan atau kalaua bisa tidak perlu dinaikkan”, harapnya.

Geliat dunia wisata dan kuliner di Klaten yang terus meningkat, diharapkan mampu menumbuhkan para pelaku UMKM di Klaten, untuk bersinergis dengan pengelola wisata, sehingga mampu meningkatkan peluang kerja yang lebih luas lagi sehingga akan meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Peringati Nyepi Ini Pesan Bupati Klaten : Perkuat nilai kebersamaan, kedamaian, Dan Tingkatkan Tolenransi
Next post Perbaikan Jembatan Gempol, Pemkab Klaten Anggarakan 8,5 Milyard