24 April 2024
Trending Tags

Pengendara Motor Nyaris Terseret Banjir Di Semarang

Brantas.co.id – Semarang – Video viral detik-detik sejumlah pemotor nyaris terseret banjir di Semarang Barat mendadak jadi perbincangan di media sosial (medsos). [Instagram @batanginfo.id]

Salah satu akun yang mengunggah video menegangkan itu adalah akun Instagram @batanginfo.id, Kamis (13/10/2022).

“Bagi warga Batang dan sekitarnya yang mau melewati arah Semarang disarankan lewat tol saja karena kali Mangkang banjir dan jalan macet,” tulis keterangan unggahan tersebut.

Dalam video itu, bahkan ada salah satu pemotor yang nyaris terseret derasnya aliran banjir di ruas jalan Mangkang Semarang dan Kaliwungu Kendal tersebut.

Bahkan pengendara motor itu terlihat kesusahan mendorong motornya karena terjebak banjir setinggi setengah dari motor tersebut.
Diberitakan sebelumnya, ruas Pantura Semarang lumpuh akibat banjir yang menggenang kawasan Mangkang Wetan Semarang, Kecamatan Tugu dan Kelurahan Wonosari Ngaliyan, Kamis (13/10/2022) sore.

Melansir Ayosemarang.com–jaringan Suara.com, banjir di Mangkang Wetan dan Kelurahan Wonosari Ngaliyan ini terjadi sejak pukul 15.30 WIB.

Seorang warga, Andra Rizky yang tinggal di Mangkang Wetan RT2/1 menceritakan banjir awalnya terjadi di Jalan Pantura.

Genangan setinggi 50 centimeter tampak di Jalan Pantura dan membuat macet total. Namun karena semakin meninggi, banjir juga memasuki rumah warga.

“Kalau menurut saya ini karena proyek normalisasi yang belum selesai,” ungkap Andra.

Seorang warga Mangkang lainnya yakni Adennyar Wycaksono mengungkap jika dia sempat terjebak macet banjir di Mangkang.

“Sempat lumpuh total dan kejebak kemacetan. Di sini memang sering. Selama Kali Bringin belum normal, tampaknya masih akan ada banjir seperti ini,” sambungnya.
Aryawan : Ags

(source:suaracomp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Polda Jateng Gulung 23 Aksi Illegal Mining dan Tangkap 22 Tersangka
Next post Bambang Tri Ditangkap Bukan Karena Tuduh Ijazah Jokowi Palsu, Tapi Karena Penistaan Agama